Haul Gus Dur ke-7, Perdamaian Tanpa Keadilan adalah Ilusi

Share the knowledge!

Ibu Bumi wis maringi, Ibu Bumi dilarani, Ibu Bumi kang ngadili. Lantunan tembang itu dan kalimat syahadat mengalun syahdu berulang-ulang dari bibir warga Kendeng. Bersama mahasiswa dan Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) Semarang, mereka berparade mengelilingi Tugu Muda di malam Haul Gus Dur ke-7, Kamis (29/12) . Sudah hampir dua minggu, warga penolak pabrik Semen Indonesia yang didirikan di Rembang itu melancarkan protes di depan gedung gubernuran Jawa Tengah. Enam hari sebelumnya, tenda perjuangan mereka dibongkar oleh Satpol PP. Mereka tak melawan, tapi juga tak mau pulang ke kampung. Hanya dilindungi payung, mereka terus menunggu kepastian bahwa pemerintah provinsi mau menjalankan […]


Share the knowledge!

Waroeng HAM, Menyoroti LGBT dalam Perspektif Agama dan Psikologi

Share the knowledge!

“Sebenarnya masalah LGBT bukanlah wacana baru, fenomena ini sudah ada sejak zaman pra-Islam,” tutur Khoirul Anwar dari Lembaga Studi Sosial dan Agama (ELSA) Semarang saat menyampaikan materi pada diskusi Waroeng HAM bertema “Minoritas Seksual dan Permasalahan Hukumnya”. Diskusi ini digelar pada Senin, (19/12) di Impala Space, kawasan kota lama Semarang. Waroeng HAM adalah acara diskusi rutin yang diinisiasi oleh LBH Apik Semarang dan Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah “Literatur sejarah Islam biasanya menyebut LGBT sebagai mukhanats. Lelaki yang punya tabiat keperempuan-perempuanan. Mukhanats sering dipanggil ke berbagai acara sebagai pengisi hiburan, dan mereka mendapat bayaran dari penanggap,” ujar Khoirul. […]


Share the knowledge!

Nonton Bareng Jakarta Unfair, Belajar dari Konflik DKI

Share the knowledge!

Semarang, EIN Institute – EIN Institute menyelenggarakan nonton bersama dan diskusi film “Jakarta Unfair” karya Watchdoc pada Kamis (24/11) di Bioskop PIP Balaikota Semarang. Watchdoc adalah rumah produksi sinema yang berfokus pada dokumentasi isu-isu sosial di masyarakat. “Jakarta Unfair” menyoroti ketimpangan sosial di Jakarta. Warga Jakarta penghuni bantaran Kali Ciliwung menjadi korban kebijakan penggusuran pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kebijakan tersebut mematikan semua sumber ekonomi mereka, sementara jalan keluar yang diberikan pemerintah tidak memadai. Warga kesulitan mencari uang, akibatnya mereka tidak mampu membayar uang sewa rusun yang disediakan pemerintah. Aryanto Nugroho dari Gereja JAGI berpendapat adalah tidak mudah bagi pemimpin dalam […]


Share the knowledge!

Bonnie Triyana: Lihat Peristiwa Dari Konteksnya, Jangan Pelakunya

Share the knowledge!

Maraknya isu penistaan agama terjadi karena banyak orang tidak memahami konteks peristiwanya, ungkap Bonnie Triyana Pimpinan Redaksi Majalah Historia pada acara Diskusi Penistaan Agama dalam Sejarah Indonesia yang digelar di Gedung Sarekat Islam, Jl. Gendong, Semarang (22/11). “Istilah penistaan agama belum dikenal sampai tahun 1965, dulu memang ada kasus yang dianggap seperti itu, tapi belum disebut menista agama,” terang Bonnie. Masyarakat kadang tidak tahu ada oknum yang memakai isu agama untuk mencapai tujuan mereka sendiri.  “Demokrasi di negara kita semakin berkembang, jadi kalau ada yang dianggap menista agama serahkan saja ke hukum. Jangan membuat suasana jadi tidak stabil, apalagi sekarang […]


Share the knowledge!

Tedi Kholiludin: Istilah Penistaan Agama Sangat Subjektif

Share the knowledge!

Dalam kasus penodaan agama ada standar yang biasanya terkait dengan pendapat mayoritas, ungkap Tedi Kholiludin Direktur Lembaga Studi Sosial Agama (eLSA) Semarang, saat ditemui Kabar EIN pada acara Diskusi Penistaan Agama dalam Sejarah Indonesia yang digelar di Gedung Sarekat Islam, Jl. Gendong, Semarang (22/11). Menurutnya, UU Penodaan Agama rawan mengkriminalisasi mereka yang punya tafsir berbeda dengan kelompok arus utama. “Banyak orang yang tidak bermaksud menjelekkan atau menista, dikriminalisasi karena pendapatnya itu,” ujar Tedi. Karena itu Tedi berpendapat bahwa penistaan atau penodaan agama sangat subjektif. “Tidak semua persoalan agama jawabannya adalah regulasi.” imbuhnya kemudian. Menurutnya, memang ada orang yang dengan sengaja […]


Share the knowledge!

Lukas Awi: Rohaniawan Dituntut Memelopori Pembauran

Share the knowledge!

Kasus intoleransi yang marak terjadi belakangan ini, dipicu oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan. Dengan cara mencari dan menemukan kelemahan dari pemimpin yang ada, demikian disampaikan Dr Abdul Wahid, pengajar Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo-Semarang dalam forum dialog Komunitas Lintas Iman (IFC) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Toleransi Internasional. “Contohnya adalah Ahok, dia adalah orang pintar tapi emosional. Dan, pesaing menggunakan kelemahan itu untuk menjatuhkan Ahok,” ungkap Abdul Wahid, Jumat (18/11) di Semarang.  Wahid menjelaskan “kepentingan politik” yang berujung pada intoleransi ini sangat terlihat jelas disaat Ahok teledor dalam berbicara. Contoh lainnya adalah saat Obama diprotes karena punya nama tengah […]


Share the knowledge!

Kelas Analisis Sosial untuk Laktivis (Bagian 2)

Share the knowledge!

Mengapa Anda memutuskan bergabung dalam suatu gerakan? Idealisme apa di baliknya? Inilah refleksi yang mengawali sesi lanjutan kelas Analisis Sosial (Ansos) untuk Laktivis di hari Minggu, 18 September 2016. Sepuluh pengurus Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Cabang Jawa Tengah (AIMI Jateng) hadir sebagai peserta dari pukul sepuluh pagi sampai empat sore. Bagian kedua ini difokuskan untuk membedah situasi dan problem internal organisasi. Materi bagian pertama hanya diulang sekilas untuk menyamakan pemahaman antara enam peserta baru dengan empat peserta yang mengikuti Ansos bagian pertama. Fasilitator melakukan penjajakan dulu, seberapa pahamkah para pengurus tentang sejarah dan sistem organisasinya. Ternyata tingkat pengetahuan mereka sangat […]


Share the knowledge!

Kelas Analisis Sosial untuk Laktivis (Bagian 1)

Share the knowledge!

Analisis sosial. Ansos. Ini adalah “pisau” yang penting untuk membedah problem sosial dan, selanjutnya, menyusun strategi gerakan agar tercapai perubahan sosial. Apa saja masalah yang ditemui para laktivis dalam upaya mereka menghidupkan kembali budaya menyusui? Ternyata buanyaaaaaaaakkkkk buanget ! Dari tujuh orang laktivis saja bisa terkumpul dua lembar besar berisi puluhan poin masalah. Ketujuh peserta Kelas Ansos Ein Institute kali ini adalah pengurus Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Cabang Jawa Tengah dari berbagai “generasi”, ada yang termasuk perintis AIMI di Semarang sejak 2007, ada yang baru saja bergabung di tahun 2016. Namun mereka sama antusias dan semangatnya memperjuangkan ASI sebagai […]


Share the knowledge!

Cerita dari Lasem: Yang Terbuka, Yang Toleran

Share the knowledge!
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares

“Mas Ardi, EIN Institute ada free seat untuk kegiatan Lasem Pluralism Trail tanggal 18 Agustus nanti, berminat bergabung kah? ” pesan singkat dari Ellen masuk ke inbox telepon genggam saya. Saya segera mengiyakan, karena memang tak ada rencana bepergian. Pukul lima pagi lebih sedikit, iring-iringan mobil membawa peserta dari kantor EIN Institute di Jl. Jeruk VII/24 bertolak ke Lasem, Kab. Rembang. Kira-kira empat jam perjalanan, kami tiba di Rembang, kurang-lebih pukul 09.00 WIB. Kami singgah dulu untuk sarapan pagi. Matahari belum beranjak tinggi, namun udara Rembang sudah terasa menyengat. Khas wilayah pantai utara. Untuk lebih mengenal citarasa kuliner khas Lasem-Rembang, […]


Share the knowledge!
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares

Bincang-bincang dengan Gus Zaim, Tokoh Pluralisme di Lasem

Share the knowledge!
  • 6
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    6
    Shares

Lasem-EIN Institute – Waktu menunjukkan pukul 11.00 WIB ketika Tim Ein Institute tiba di sebuah rumah bercat putih berpintu hijau dengan ornamen aksara Cina. Dengan bantuan mas Pop, pegiat budaya Lasem yang memandu kegiatan penjajakan Tim Ein di Lasem, kami berhasil mendapatkan waktu bertemu dengan H.M. Zaim Ahmad Ma’shoem yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Zaim. Kami dipersilakan memasuki pendopo rumah yang berukuran cukup luas dan dilengkapi seperangkat meja kursi kayu berukuran besar. Setelah diawali dengan saling memperkenalkan diri dan bincang-bincang ringan, Tim Ein mengangkat keunikan Lasem yang plural dan damai dibandingkan wilayah-wilayah lain di Indonesia yang rawan konflik sosial. […]


Share the knowledge!
  • 6
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    6
    Shares