Pondok Damai, Inisiasi Anak Muda Menyebar Virus Kerukunan Beragama

Share the knowledge!
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares

31 anak muda terlihat duduk melingkar saling bertukar cerita di Aula Lantai I Vihara Buddhagaya, Semarang. Mereka tanpa risih menyampaikan semua kegundahan yang selama ini terpendam; berbagi kisah tentang alasan memilih agama yang sekarang mereka anut. Mereka saling menceritakan pengalaman tidak menyenangkan yang dialami saat berinteraksi dengan umat agama lain, serta menceritakan bagian lain yang menyenangkan. Mereka adalah peserta program live in yang diselenggarakan komunitas Pondok Damai (PD) mulai dari Jumat sampai Minggu (21-23/4). Yohanes Gimanto (26) dan Muwahib (26) terlihat sesekali saling melempar canda dalam forum saat sesi pertama dimulai. Mereka mencoba membangun suasana akrab antar peserta,  menghangatkan forum. […]


Share the knowledge!
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares

Bonnie Triyana: Politik Stabil Jika Tiap Etnis Diperlakukan Sama

Share the knowledge!
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares

Semarang, Kabar EIN– Belakangan ini politik identitas semakin marak digunakan untuk kepentingan politik elektoral. Berbagai elemen bangsa merespon dengan membuka ruang-ruang diskusi baru tentang kebangsaan. Demikian halnya di Semarang, berbagai kalangan cukup gencar mengampanyekan ajakan menghormati keberagaman. Yang terbaru adalah Seminar Nasional dan Peluncuran Buku berjudul “Tionghoa dalam Keindonesiaan: Peran dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa”.yang digelar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (UNDIP) dan Yayasan Nabil, Rabu (5/4) di  Gedung ICT UNDIP Lantai 5. Yayasan Nabil Yayasan Nabil sebagai penyelenggara merupakan  lembaga yang terus berusaha memperkenalkan, menyebarluaskan dan mengembangkan doktrin “Penyerbukan Silang Antarbudaya” (Cross Cultural Fertilization). Yayasan yang secara resmi didirikan pada […]


Share the knowledge!
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares

Politik Islam Orde Baru: Hegemoni Ingatan dan Romantisme Semu

Share the knowledge!

Selasa malam (4/4) Kampung Gendong Selatan Kelurahan Sarirejo Semarang terlihat riuh dengan kehadiran ratusan anak muda memadati Gedung Sarekat Islam (SI). Mereka peserta acara diskusi Gedung SI bertema Politik Islam Orde Baru. Gedung SI sendiri ternyata bukan tempat sembarangan, gedung bersejarah yang dahulu punya nama Gedung Rakyat Indonesia (GRI) ini, baru saja selesai dipugar oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCP) Jawa Tengah, pada 22 Desember 2014 lalu. Tahun ini usia Gedung SI telah mencapai 97 tahun. Gedung Rakyat Indonesia mulai dibangun pada tahun 1919 dan selesai dibangun pada tahun 1920. Pada masa awal didirikan, GRI kerap digunakan secara bergantian oleh […]


Share the knowledge!

Kisah Baleganjur dan Para Pemuda Bali di Perantauan

Share the knowledge!

Mengikuti prosesi ritual umat Hindu, tidak akan lepas dari musik gamelan yang mengiringinya. Seperti halnya dalam rangkaian perayaan Nyepi, mulai dari Melasti sampai Tawur Agung, ritual ini tidak luput dari iring-iringan musik gamelan Baleganjur. Gamelan Baleganjur awalnya berperan sebagai pengiring upacara ngaben atau pawai adat dan agama. Dalam perkembangannya,kini Baleganjur digunakan dalam acara-acara lain seperti pawai kesenian maupun pawai olahraga. Ciri khas Baleganjur adalah gong, kempul dan kendangnya. Sekilas Baleganjur Sekelompok pemuda penabuh Baleganjur terlihat bercengkrama di area Pura Agung Giri Nata seusai mengiringi prosesi upacara Tawur Agung pada Senin (27/3) malam. Salah satu penabuhnya, Bayu Mandala terlihat bercucuran keringat […]


Share the knowledge!

Angkringan Silaturahim: Budaya adalah Panglima dalam Membangun Perdamaian

Share the knowledge!

Semarang, Kabar EIN – Sejak Sabtu (25/3) pagi, para pemuda Katolik Ungaran terlihat sibuk menata dekorasi di halaman Gereja Kristus Raja Ungaran. Kerja-kerja ini merupakan persiapan penyelenggaraan acara “Angkringan Silaturahim: Srawung Seniman Budayawan Lintas Agama.” Beberapa anak muda terlihat menyiapkan panggung, menggelar karpet di ruang tengah untuk tempat duduk tamu , serta menata meja-meja kecil  di sekeliling karpet sebagai tempat menghidangkan jajanan pasar. Suasana terbangun seolah-seolah di angkringan pinggir jalan, bedanya jajanan di angkringan ini tak dipungut bayaran. Gelar kesenian yang ditampilkan cukup beragam. Ada seni Karawitan dari Candra Kirana dan tembang Geguritan dari Paramesthi, pertunjukan teater, dan tarian Sufi. […]


Share the knowledge!

Belajar dari GRIS, Anak Muda Harus Merebut Ruang Kultural

Share the knowledge!
  • 64
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    64
    Shares

Semarang, EIN Institute – Bagaimana cara generasi anak cucu kita mengenang kita di masa depan jika tidak ada satupun monumen atau prasasti yang kita tinggalkan? Pertanyaan ini jadi bahan diskusi bertema “GRIS, Senjakala Ingatan” pada Senin (20/03) di Gedung Lawang Sewu Semarang. Penyelenggara diskusi adalah Dhudhah Semarang, gerakan masyarakat sipil yang sadar akan pentingnya pelestarian budaya lokal. Gerakan ini diinisiasi oleh Paseduluran Lawang Sewu (PLS), suatu komunitas yang terbentuk pertengahan 2016 dengan fokus melakukan revitalisasi kebudayaan Jawa. Dewasa ini di Semarang bermunculan berbagai gerakan pelestarian budaya. Dhudhah Semarang mengkhususkan gerakan pada pemahaman kebudayaan Jawa melalui pendekatan sejarah. Mengapa harus gerakan […]


Share the knowledge!
  • 64
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    64
    Shares

Kantin Kebajikan, Masih Ada Makan Siang yang Gratis

Share the knowledge!
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares

Semarang, Ein Institute – No free lunch. Di dunia ini tidak ada yang gratis. Demikian ujaran populer yang kerap kita dengar sehari-hari. Nyatanya, di Gedung Rasa Dharma kawasan Pecinan Semarang setiap Selasa mulai pukul 11.00 siang disediakan seratus porsi makan siang gratis. Ketika kru Kabar Ein tiba siang itu (12/3), nampak piring-piring ditata rapi terisi nasi dan beragam lauk. Ketika orang-orang mulai berdatangan untuk makan, penjaga bergegas menambahkan sayuran sembari tersenyum ramah. Gedung milik perkumpulan Tionghoa tertua di Semarang yang dahulu bernama Boen Hian Tong tersebut disulap Andi Gunawan dan teman-temannya menjadi “Kantin Kebajikan”. Tuna wisma, tukang becak, tukang parkir, […]


Share the knowledge!
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares

Rekatkan Berbagai Etnis, Kesbangpol Jawa Tengah Gelar Pentas Budaya

Share the knowledge!

Semarang, EIN-Institute – Empat perempuan berkebaya biru yang dipadankan dengan kain songket bermotif cerah berdiri di samping pintu masuk aula Wisma Perdamaian, Semarang. Dengan cekatan mereka menyapa dan mengantarkan setiap tamu undangan menempati tempat duduk yang masih kosong. Forum Persaudaraan Antar Etnis Nusantara (Perantara) bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah menampilkan Gelar Kesenian dan Kebudayaan Daerah 2017 pada Minggu (12/3). Tema yang dipilih “Mempurifikasi Kearifan Lokal, Mempertahankan Kepribadian Budaya Nasional”. Pentas yang  menampilkan 15 tarian daerah Indonesia ini dihadiri lebih dari 600 orang. Panitia harus menambah jumlah kursi yang diambil dari gudang karena membludaknya tamu undangan. […]


Share the knowledge!

Setyawan Budi: Indonesia Harus Pukul Mundur Intoleransi

Share the knowledge!

Semarang, EIN Institute – Para peserta acara “Srawung Kaum Muda Lintas Agama” tersentak menyaksikan Romo Aloysius Budi Purnomo (Romo Budi) berlari ke tengah area pertunjukan, menerobos hujan dan memeluk penari sufi. Tari Sufi yang dipentaskan oleh komunitas Islam di halaman Balaikota Semarang pada Minggu (5/3) berakhir haru. Gerimis runtuh menjelang  tarian selesai dipentaskan, dan dalam sekelip mata berganti menjadi hujan disertai angin kencang. Perubahan cuaca ini memaksa peserta acara srawung berjejal-jejal berebut berteduh di bawah tenda. Sementara salah satu penari sufi terus berputar menyelesaikan gerakan tarinya tanpa menghiraukan hujan lebat. Romo Budi yang mengiringi tarian dengan meniup saksofon sontak berjalan […]


Share the knowledge!

Pelarangan Pork Festival, Upaya Jadikan Semarang Panggung Baru Intoleransi

Share the knowledge!

Warga Ngobrol Bareng tentang Hak Asasi Manusia (Waroeng HAM) seri ke-5 digelar di Gedung LPUBTN, Kawasan Kota Lama Semarang pada Senin (27/2). Tema diskusi kali ini adalah “Pelarangan Pork Festival: Pengingkaran Kebhinekaan Indonesia”. Diskusi dimotori oleh EIN Institute dengan dukungan LBH APIK Semarang, PKBI Jawa Tengah, Rumah Pelangi, Bengkel Sastra Taman Maluku dan Radio Elshinta sebagai rekan media. EIN Institute yang didirikan di Semarang sejak 2009 silam, berfokus pada kerja-kerja promosi pluralisme. Pada 19 Januari 2017, organisasi massa Forum Umat Islam Semarang (FUIS) menyampaikan protes atas penyelenggaraan Pork Festival yang direncanakan berlangsung pada 23-29 Januari 2017 di Pasaraya Sri Ratu […]


Share the knowledge!