Tedi Kholiludin: Siapa Saja Bisa Terjerat Pasal Penodaan Agama

Share the knowledge!

Semarang, EIN Institute – Di balik patung Warak yang menjulang di Taman Pandanaran Semarang, hampir 100 orang datang berkumpul pada Selasa (28/8) malam lalu. Setelah saling menyapa akrab, mereka langsung mencari tempat duduk masing-masing di ruang publik berbentuk teater itu. Sehelai spanduk dengan tulisan Pelita Untuk Meiliana: Keprihatinan Pasal Penodaan Agama, dibentangkan dekat kanopi


Share the knowledge!

Noor Huda: Maskulinitas Menjadi Faktor Pendorong Orang Melakukan Kekerasan

Share the knowledge!

Semarang, Kabar EIN– Bukan faktor tunggal yang mempengaruhi seseorang menjadi radikal dan ekstrem. Proses seseorang memutuskan menempuh jalur ekstrem cukup berliku. Yusuf Adirima, mantan terpidana kasus terorisme yang juga mantan kombatan Moro yang beroperasi di  Filipina Selatan, menuturkan “Setiap mujahid (pejuang) yang dikirim ke Poso atau Ambon, bahkan Filipina; keberangkatannya bisa dipicu banyak sebab. Bisa dari bacaan, bisa juga dari video.  Kalau saya sendiri, tertarik berangkat karena menonton video.” “Awalnya saya ingin  jadi relawan,” Yusuf berkisah pada para peserta nonton bareng film Jihad Selfie yang diselenggarakan EIN Institute di Semarang, Kamis (18/5). Keinginan Yusuf menjadi relawan ternyata tidak semudah yang […]


Share the knowledge!

Nonton Bareng Jihad Selfie, Teroris Punya Kesempatan Kedua

Share the knowledge!

Semarang, EIN Institute – Setelah sukses diputar di berbagai negara, kini giliran EIN Institute berkesempatan menjadi penyelenggara pemutaran film Jihad Selfie di Semarang, pada Kamis (18/5). Nonton bareng yang dilanjutkan diskusi tersebut menghadirkan sutradara film Jihad Selfie, Noor Huda Ismail; mantan terpidana kasus terorisme Yusuf Adirima, serta seorang psikolog dari Universitas Katolik Soegijapranata, Kuriake Kharismawan. Mengenal Sutradara Jihad Selfie Noor Huda Ismail tercatat mengambil dua jurusan di dua kampus berbeda saat jenjang strata satu. Pertama mengambil jurusan Sastra Arab di Fakultas Adab di IAIN (sekarang UIN) Sunan Kalijogo Yogyakarta dan Ilmu Komunikasi di Fisipol Universitas Gajah Mada. Noor Huda juga […]


Share the knowledge!

Nonton Bareng Jakarta Unfair, Belajar dari Konflik DKI

Share the knowledge!

Semarang, EIN Institute – EIN Institute menyelenggarakan nonton bersama dan diskusi film “Jakarta Unfair” karya Watchdoc pada Kamis (24/11) di Bioskop PIP Balaikota Semarang. Watchdoc adalah rumah produksi sinema yang berfokus pada dokumentasi isu-isu sosial di masyarakat. “Jakarta Unfair” menyoroti ketimpangan sosial di Jakarta. Warga Jakarta penghuni bantaran Kali Ciliwung menjadi korban kebijakan penggusuran pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kebijakan tersebut mematikan semua sumber ekonomi mereka, sementara jalan keluar yang diberikan pemerintah tidak memadai. Warga kesulitan mencari uang, akibatnya mereka tidak mampu membayar uang sewa rusun yang disediakan pemerintah. Aryanto Nugroho dari Gereja JAGI berpendapat adalah tidak mudah bagi pemimpin dalam […]


Share the knowledge!

Kelas Analisis Sosial untuk Laktivis (Bagian 2)

Share the knowledge!

Mengapa Anda memutuskan bergabung dalam suatu gerakan? Idealisme apa di baliknya? Inilah refleksi yang mengawali sesi lanjutan kelas Analisis Sosial (Ansos) untuk Laktivis di hari Minggu, 18 September 2016. Sepuluh pengurus Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Cabang Jawa Tengah (AIMI Jateng) hadir sebagai peserta dari pukul sepuluh pagi sampai empat sore. Bagian kedua ini difokuskan untuk membedah situasi dan problem internal organisasi. Materi bagian pertama hanya diulang sekilas untuk menyamakan pemahaman antara enam peserta baru dengan empat peserta yang mengikuti Ansos bagian pertama. Fasilitator melakukan penjajakan dulu, seberapa pahamkah para pengurus tentang sejarah dan sistem organisasinya. Ternyata tingkat pengetahuan mereka sangat […]


Share the knowledge!

Kelas Analisis Sosial untuk Laktivis (Bagian 1)

Share the knowledge!

Analisis sosial. Ansos. Ini adalah “pisau” yang penting untuk membedah problem sosial dan, selanjutnya, menyusun strategi gerakan agar tercapai perubahan sosial. Apa saja masalah yang ditemui para laktivis dalam upaya mereka menghidupkan kembali budaya menyusui? Ternyata buanyaaaaaaaakkkkk buanget ! Dari tujuh orang laktivis saja bisa terkumpul dua lembar besar berisi puluhan poin masalah. Ketujuh peserta Kelas Ansos Ein Institute kali ini adalah pengurus Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Cabang Jawa Tengah dari berbagai “generasi”, ada yang termasuk perintis AIMI di Semarang sejak 2007, ada yang baru saja bergabung di tahun 2016. Namun mereka sama antusias dan semangatnya memperjuangkan ASI sebagai […]


Share the knowledge!

Cerita dari Lasem: Yang Terbuka, Yang Toleran

Share the knowledge!

“Mas Ardi, EIN Institute ada free seat untuk kegiatan Lasem Pluralism Trail tanggal 18 Agustus nanti, berminat bergabung kah? ” pesan singkat dari Ellen masuk ke inbox telepon genggam saya. Saya segera mengiyakan, karena memang tak ada rencana bepergian. Pukul lima pagi lebih sedikit, iring-iringan mobil membawa peserta dari kantor EIN Institute di Jl. Jeruk VII/24 bertolak ke Lasem, Kab. Rembang. Kira-kira empat jam perjalanan, kami tiba di Rembang, kurang-lebih pukul 09.00 WIB. Kami singgah dulu untuk sarapan pagi. Matahari belum beranjak tinggi, namun udara Rembang sudah terasa menyengat. Khas wilayah pantai utara. Untuk lebih mengenal citarasa kuliner khas Lasem-Rembang, […]


Share the knowledge!

Bincang-bincang dengan Gus Zaim, Tokoh Pluralisme di Lasem

Share the knowledge!

Lasem-EIN Institute – Waktu menunjukkan pukul 11.00 WIB ketika Tim Ein Institute tiba di sebuah rumah bercat putih berpintu hijau dengan ornamen aksara Cina. Dengan bantuan mas Pop, pegiat budaya Lasem yang memandu kegiatan penjajakan Tim Ein di Lasem, kami berhasil mendapatkan waktu bertemu dengan H.M. Zaim Ahmad Ma’shoem yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Zaim. Kami dipersilakan memasuki pendopo rumah yang berukuran cukup luas dan dilengkapi seperangkat meja kursi kayu berukuran besar. Setelah diawali dengan saling memperkenalkan diri dan bincang-bincang ringan, Tim Ein mengangkat keunikan Lasem yang plural dan damai dibandingkan wilayah-wilayah lain di Indonesia yang rawan konflik sosial. […]


Share the knowledge!

Dialog Kebangsaan: Membangun Indonesia yang Pancasilais & Pluralis

Share the knowledge!

Semarang, EIN Institute – Ein Institute menyelenggarakan Dialog Kebangsaan: Membangun Indonesia yang Pancasilais dan Pluralis. Dialog ini bertempat di Taman Budaya Raden Saleh-Semarang pada 18 Juni 2014, , dengan narasumber Pdt. Tjahjadi Nugroho (pemuka agama Kristen),  Bingky Irawan (pemuka agama Konghucu), dan Guntur Romli (pegiat pluralisme). Dialog dibuka dengan paparan dari Pdt. Nugroho yang membahas bahwa kelanjutan Pancasila sangat bergantung pada sosok pemimpin Indonesia. Pemimpin bangsa yang ideal adalah sosok yang mengikuti petunjuk Allah dalam menjalankan tugasnya, demikian pendapat Pdt. Nugroho. Sementara, Pancasila sendiri dianalogikan sebagai akad nikah yang mempersatukan berbagai komponen bangsa, segala suku dan agama, menjadi satu kesatuan […]


Share the knowledge!