Pendeta Rudiyanto: Ilmu Humaniora Penting untuk Membendung Radikalisme

Share the knowledge!

Semarang, Kabar EIN – Sebagian orang terpikat pada fundamentalisme dan radikalisme keagamaan karena mencari kepastian tafsir. Gejala ini harus diantisipasi dengan terus memajukan kajian-kajian humaniora. Demikian paparan Pendeta Rudiyanto ketika diminta menjadi pembicara di acara Jagongan Kebangsaan pada Rabu (17/5) malam di Graha Grasima, Sompok Lama, Semarang. “Di dunia sekarang ini, jaminan rasa kepastian sedang tergerus, sehingga ketika kelompok fundamentalis menawarkan kepastian tafsir agama, orang merasa lega dan mengikutinya,” ujar Rudiyanto di hadapan sekitar lima puluh hadirin dari komunitas lintas agama. Tak heran, lanjutnya, banyak sarjana-sarjana ilmu eksak yang teradikalisasi. “Mereka pikir keagamaan itu bisa sama pastinya dengan ilmu alam, […]


Share the knowledge!

Siti Rofiah: Roh Hukum Islam adalah Keadilan dan Perlindungan HAM

Share the knowledge!
  • 250
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    250
    Shares

Semarang, Kabar EIN – Politisasi identitas dan agama yang membuat Indonesia bergejolak belakangan ini terjadi karena orang terjebak pada keakuan dalam beragama. Akibatnya, umat terlalu fokus pada perbedaan dan tergesa menyebut orang yang berbeda sebagai “kafir”. Idealnya, keakuan dalam beragama itu dilampaui ke arah kemanusiaan dan roh moral universal yang dikandung dalam setiap agama. Demikian disampaikan Siti Rofiah, peneliti Lembaga Sosial dan Agama (eLSA) Semarang, dalam acara Jagongan Kebangsaan di Graha Sinode GKMI Grasima, Jl. Sompok Lama 60 Semarang, Rabu (15/5) malam lalu. “Saat ini banyak orang mabuk agama, mempertuhankan agamanya, bukan Tuhan yang sejati. Dengan gampangnya menyebut orang lain […]


Share the knowledge!
  • 250
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    250
    Shares

Jagongan Kebangsaan Membahas Keislaman dan Kekristenan dalam Konteks Keindonesiaan

Share the knowledge!
  • 44
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    44
    Shares

Semarang, Kabar EIN –  Apa yang bisa menjadi landasan untuk hidup bersama antar umat yang berbeda-beda agama di Nusantara ini? Pertanyaan itulah yang dikaji bersama dalam acara Jagongan Kebangsaan hari Rabu (17/5) malam lalu. Bertempat di Graha Sinode GKMI Grasima daerah Sompok Lama Semarang, sekitar lima puluh orang menghadiri acara yang digagas oleh Peace Hub, Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) Semarang, Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) Semarang, dan LBH Semarang itu. “Acara ini intinya ingin menyadarkan pada kita semua arti penting keterlibatan kita di dalam isu-isu kebangsaan, selain menjalin silaturahmi dengan sesama warga yang memiliki keprihatinan bersama tentang kondisi Indonesia,” […]


Share the knowledge!
  • 44
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    44
    Shares