Harlah Gus Dur, Menjadi Juru Damai adalah Kewajiban Komunal

Harlah Gus Dur, Menjadi Juru Damai adalah Kewajiban Komunal
Share the knowledge!

Semarang, EIN Institute– Bulan bulat menemani langit cerah di halaman belakang Klub Merby Jl. MT Haryono Semarang pada Minggu malam (6/8). Terlihat sekelompok orang bernyanyi bersama. Lagu yang mereka lantunkan, Indonesia Tanah Air Beta; dibawakan oleh Grup Musik Bohemian berkolaborasi dengan Romo Aloysius Budi Purnomo yang tak lepas meniup saksofon kesayangannya. Acara bertema Merawat Kebangsaan Melindungi Keragaman tersebut digelar untuk memperingati hari kelahiran ke-77  KH. Abdurrahman Wahid atau yang dikenal dengan panggilan Gus Dur. Inisiator…


Share the knowledge!
Baca Selengkapnya

Fathuri Busyairi: Umat akan Meneladani Kerukunan antar Tokoh Agama

Fathuri Busyairi: Umat akan Meneladani Kerukunan antar Tokoh Agama
Share the knowledge!

Semarang, Kabar EIN – Ada yang berbeda dalam perayaan ulang tahun ke-imamat-an Romo Aloysius Budi Purnomo Pr yang ke-21. Diselenggarakan di halaman Gereja Kristus Raja Ungaran pada Sabtu (8/7) perayaan tersebut dikemas dalam bentuk Angkringan Seniman dan Budayawan dan Deklarasi Komunitas Doa Untuk Kerukunan Utuh Negara Kesatuan Republik Indonesia (Dukun). Meski digelar di Kabupaten Semarang, tidak menghalangi banjirnya tamu yang berdatangan dari Kota Semarang. Pegiat Persaudaraan Lintas Agama (Pelita), dan beberapa pegiat sosial lainnya nampak…


Share the knowledge!
Baca Selengkapnya

Jagongan Kebangsaan Membahas Keislaman dan Kekristenan dalam Konteks Keindonesiaan

Jagongan Kebangsaan Membahas Keislaman dan Kekristenan dalam Konteks Keindonesiaan
Share the knowledge!

Semarang, Kabar EIN –  Apa yang bisa menjadi landasan untuk hidup bersama antar umat yang berbeda-beda agama di Nusantara ini? Pertanyaan itulah yang dikaji bersama dalam acara Jagongan Kebangsaan hari Rabu (17/5) malam lalu. Bertempat di Graha Sinode GKMI Grasima daerah Sompok Lama Semarang, sekitar lima puluh orang menghadiri acara yang digagas oleh Peace Hub, Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) Semarang, Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) Semarang, dan LBH Semarang itu. “Acara ini intinya ingin…


Share the knowledge!
Baca Selengkapnya

Gus Nuril: Warga Kendeng Representasi Marhaen yang Diperjuangkan Soekarno

Gus Nuril: Warga Kendeng Representasi Marhaen yang Diperjuangkan Soekarno
Share the knowledge!

“Pemimpin haruslah mampu mendengar apa yang ada di dalam batin yang dipimpin. Kalau sekedar ora korupsi, ora ngapusi tapi malah mateni wargane*, itu namanya Gubernur Lamis*,” pekik Gus Nuril dengan nada meninggi sambil mengacung-acungkan telunjuknya ke arah Kantor Gubernur Jawa Tengah. Gus Nuril secara terbuka memperlihatkan kegeramannya terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang tidak segera menutup pabrik semen milik PT. Semen Indonesia pasca putusan Mahkamah Agung yang memenangkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) warga dengan…


Share the knowledge!
Baca Selengkapnya

Haul Gus Dur ke-7, Perdamaian Tanpa Keadilan adalah Ilusi

Haul Gus Dur ke-7, Perdamaian Tanpa Keadilan adalah Ilusi
Share the knowledge!

Ibu Bumi wis maringi, Ibu Bumi dilarani, Ibu Bumi kang ngadili. Lantunan tembang itu dan kalimat syahadat mengalun syahdu berulang-ulang dari bibir warga Kendeng. Bersama mahasiswa dan Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) Semarang, mereka berparade mengelilingi Tugu Muda di malam Haul Gus Dur ke-7, Kamis (29/12) . Sudah hampir dua minggu, warga penolak pabrik Semen Indonesia yang didirikan di Rembang itu melancarkan protes di depan gedung gubernuran Jawa Tengah. Enam hari sebelumnya, tenda perjuangan mereka dibongkar…


Share the knowledge!
Baca Selengkapnya