Satu Tungku Tiga Batu: Filosofi Fakfak yang Melampaui Toleransi

Share the knowledge!
  • 995
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    995
    Shares

Roy adalah seorang pemuda Fakfak yang beragama Kristen dan tercatat sebagai mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Fakfak, Papua Barat. Uniknya, dia menjadi Kristen karena menuruti permintaan ayahnya, seorang muslim yang saleh. Alasannya, sebelum menjadi muslim, ayahnya itu beragama Kristen. Menurut adat Fakfak, perpindahan agama entah dari Islam ke Kristen atau Kristen ke Islam harus ditukar oleh keturunannya, agar terjadi keseimbangan agama dalam riwayat keluarga. Kisah Roy dituturkan antropolog Ronald Helwedery dalam diskusi Satu Tungku Tiga Batu: Model Keberagaman dan Rekonsiliasi Fakfak hari Jumat (28/7) yang diselenggarakan oleh Institute of Peace and Security Studies (IPSS) dengan dukungan Lembaga Studi Sosial dan Agama […]


Share the knowledge!
  • 995
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    995
    Shares

KNPI Kota Semarang Gelar Dialog Kebhinnekaan

Share the knowledge!
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares

Semarang, Kabar EIN – Dewan Perwakilan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Semarang menggelar halal bi halal  disertai dengan Dialog Keagamaan. Acara diselenggarakan di Kresna Meeting Room Hotel Siliwangi, Semarang, pada Minggu (8/7). Dialog yang mengambil tema “Keragaman Dalam Bingkai Kebhinekaan” tersebut mendatangkan Pendiri Asosiasi Pendeta Indonesia, Pendeta Tjahyadi Nugroho, Brigjen N. Sulistiyo Budi serta Iman Fadilah, ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Generasi Muda (FKUB-GM) Kota Semarang. Ketua DPR Kota Semarang, Supriyadi,  dalam sambutan pembukaan berpesan agar anak muda berperan aktif dalam menjaga kesatuan bangsa. Senada dengan Supriyadi, Sulistiyo Budi juga menyampaikan hal serupa, “Bayangkan, kalau dulu ada pihak […]


Share the knowledge!
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    8
    Shares

Garda Bangsa: Pengajaran Kitab Kuning Akan Hasilkan Mahasiswa Toleran

Share the knowledge!

Di tengah sambutannya yang berapi-api, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir, mengangkat kepalan tangannya ke udara sambil memekikkan kata “NKRI!” ke arah anak-anak muda peserta seminar. Spontan semua peserta ikut mengepalkan tangan, sambil membalas pekikan Nasir dengan lantang, “Harga mati!” Menyikapi perkembangan keamanan nasional Indonesia yang dikepung paham-paham anti Pancasila, Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) menggelar seminar bertema “Menghadirkan Kitab Kuning, Melawan Paham Radikal” pada Sabtu (6/5) di lantai VI Gedung Pasca Sarjana Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang. Seminar ini menghadirkan Menristekdikti, Muhammad Nasir sebagai Keynote Speaker. Selain Nasir, hadir pula Rektor UNDIP, Yos Johan Utama, Komisi […]


Share the knowledge!

Bincang-bincang dengan Gus Zaim, Tokoh Pluralisme di Lasem

Share the knowledge!
  • 6
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    6
    Shares

Lasem-EIN Institute – Waktu menunjukkan pukul 11.00 WIB ketika Tim Ein Institute tiba di sebuah rumah bercat putih berpintu hijau dengan ornamen aksara Cina. Dengan bantuan mas Pop, pegiat budaya Lasem yang memandu kegiatan penjajakan Tim Ein di Lasem, kami berhasil mendapatkan waktu bertemu dengan H.M. Zaim Ahmad Ma’shoem yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Zaim. Kami dipersilakan memasuki pendopo rumah yang berukuran cukup luas dan dilengkapi seperangkat meja kursi kayu berukuran besar. Setelah diawali dengan saling memperkenalkan diri dan bincang-bincang ringan, Tim Ein mengangkat keunikan Lasem yang plural dan damai dibandingkan wilayah-wilayah lain di Indonesia yang rawan konflik sosial. […]


Share the knowledge!
  • 6
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    6
    Shares