Gus Nuril: Warga Kendeng Representasi Marhaen yang Diperjuangkan Soekarno

Share the knowledge!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

“Pemimpin haruslah mampu mendengar apa yang ada di dalam batin yang dipimpin. Kalau sekedar ora korupsi, ora ngapusi tapi malah mateni wargane*, itu namanya Gubernur Lamis*,” pekik Gus Nuril dengan nada meninggi sambil mengacung-acungkan telunjuknya ke arah Kantor Gubernur Jawa Tengah. Gus Nuril secara terbuka memperlihatkan kegeramannya terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang tidak segera menutup pabrik semen milik PT. Semen Indonesia pasca putusan Mahkamah Agung yang memenangkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) warga dengan Keputusan No.99/PK/TUN/2016, yaitu pencabutan izin lingkungan penambangan PT Semen Indonesia di Rembang. Aksi Gus Nuril dalam acara “Doa Lintas Agama untuk Solidaritas Kendeng” pada Rabu […]


Share the knowledge!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Haul Gus Dur ke-7, Perdamaian Tanpa Keadilan adalah Ilusi

Share the knowledge!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Ibu Bumi wis maringi, Ibu Bumi dilarani, Ibu Bumi kang ngadili. Lantunan tembang itu dan kalimat syahadat mengalun syahdu berulang-ulang dari bibir warga Kendeng. Bersama mahasiswa dan Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) Semarang, mereka berparade mengelilingi Tugu Muda di malam Haul Gus Dur ke-7, Kamis (29/12) . Sudah hampir dua minggu, warga penolak pabrik Semen Indonesia yang didirikan di Rembang itu melancarkan protes di depan gedung gubernuran Jawa Tengah. Enam hari sebelumnya, tenda perjuangan mereka dibongkar oleh Satpol PP. Mereka tak melawan, tapi juga tak mau pulang ke kampung. Hanya dilindungi payung, mereka terus menunggu kepastian bahwa pemerintah provinsi mau menjalankan […]


Share the knowledge!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •