Share the knowledge! “Pemimpin haruslah mampu mendengar apa yang ada di dalam batin yang dipimpin. Kalau sekedar ora korupsi, ora ngapusi tapi malah mateni wargane*, itu namanya Gubernur Lamis*,” pekik Gus Nuril dengan nada meninggi sambil mengacung-acungkan telunjuknya ke arah Kantor Gubernur Jawa Tengah. Gus Nuril secara terbuka memperlihatkan kegeramannya terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang tidak segera menutup pabrik semen milik PT. Semen Indonesia pasca putusan Mahkamah Agung yang memenangkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) warga dengan Keputusan No.99/PK/TUN/2016, yaitu pencabutan izin lingkungan penambangan PT Semen Indonesia di Rembang. Aksi Gus Nuril dalam acara “Doa Lintas Agama untuk Solidaritas Kendeng” […]
Gelar Bersih-Bersih Kota, Jemaat Ahmadiyah Sebarkan Pesan Perdamaian
Share the knowledge! Langit belum terang benar saat Atiatul Nur (14 tahun) dan Sumaila (15 tahun) menjejak lapangan Simpang Lima di hari pertama 2017. Bentangan rumput hijau dikotori serakan sampah sisa perayaan tahun baru semalam. Ditambah genangan air lumpur akibat guyuran hujan, alun-alun kota Semarang itu sungguh tak sedap dipandang mata. Tanpa rasa jijik, kedua remaja Ahmadiyah tadi bergerak memunguti plastik bekas kemasan makanan dan minuman yang basah. Bahu-membahu bersama keluarga dan Jemaat Ahmadiyah lain yang terjun dalam aksi Clean the City, satu jam kemudian telah terkumpul puluhan kantong plastik besar berisi sampah. Tim Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang pun […]
Haul Gus Dur ke-7, Perdamaian Tanpa Keadilan adalah Ilusi
Share the knowledge! Ibu Bumi wis maringi, Ibu Bumi dilarani, Ibu Bumi kang ngadili. Lantunan tembang itu dan kalimat syahadat mengalun syahdu berulang-ulang dari bibir warga Kendeng. Bersama mahasiswa dan Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) Semarang, mereka berparade mengelilingi Tugu Muda di malam Haul Gus Dur ke-7, Kamis (29/12) . Sudah hampir dua minggu, warga penolak pabrik Semen Indonesia yang didirikan di Rembang itu melancarkan protes di depan gedung gubernuran Jawa Tengah. Enam hari sebelumnya, tenda perjuangan mereka dibongkar oleh Satpol PP. Mereka tak melawan, tapi juga tak mau pulang ke kampung. Hanya dilindungi payung, mereka terus menunggu kepastian bahwa pemerintah provinsi […]
Waroeng HAM, Menyoroti LGBT dalam Perspektif Agama dan Psikologi
Share the knowledge! “Sebenarnya masalah LGBT bukanlah wacana baru, fenomena ini sudah ada sejak zaman pra-Islam,” tutur Khoirul Anwar dari Lembaga Studi Sosial dan Agama (ELSA) Semarang saat menyampaikan materi pada diskusi Waroeng HAM bertema “Minoritas Seksual dan Permasalahan Hukumnya”. Diskusi ini digelar pada Senin, (19/12) di Impala Space, kawasan kota lama Semarang. Waroeng HAM adalah acara diskusi rutin yang diinisiasi oleh LBH Apik Semarang dan Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah “Literatur sejarah Islam biasanya menyebut LGBT sebagai mukhanats. Lelaki yang punya tabiat keperempuan-perempuanan. Mukhanats sering dipanggil ke berbagai acara sebagai pengisi hiburan, dan mereka mendapat bayaran dari penanggap,” […]
Kelas Analisis Sosial untuk Laktivis (Bagian 2)
Share the knowledge! Mengapa Anda memutuskan bergabung dalam suatu gerakan? Idealisme apa di baliknya? Inilah refleksi yang mengawali sesi lanjutan kelas Analisis Sosial (Ansos) untuk Laktivis di hari Minggu, 18 September 2016. Sepuluh pengurus Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Cabang Jawa Tengah (AIMI Jateng) hadir sebagai peserta dari pukul sepuluh pagi sampai empat sore. Bagian kedua ini difokuskan untuk membedah situasi dan problem internal organisasi. Materi bagian pertama hanya diulang sekilas untuk menyamakan pemahaman antara enam peserta baru dengan empat peserta yang mengikuti Ansos bagian pertama. Fasilitator melakukan penjajakan dulu, seberapa pahamkah para pengurus tentang sejarah dan sistem organisasinya. Ternyata tingkat pengetahuan […]
Kelas Analisis Sosial untuk Laktivis (Bagian 1)
Share the knowledge! Analisis sosial. Ansos. Ini adalah “pisau” yang penting untuk membedah problem sosial dan, selanjutnya, menyusun strategi gerakan agar tercapai perubahan sosial. Apa saja masalah yang ditemui para laktivis dalam upaya mereka menghidupkan kembali budaya menyusui? Ternyata buanyaaaaaaaakkkkk buanget ! Dari tujuh orang laktivis saja bisa terkumpul dua lembar besar berisi puluhan poin masalah. Ketujuh peserta Kelas Ansos Ein Institute kali ini adalah pengurus Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Cabang Jawa Tengah dari berbagai “generasi”, ada yang termasuk perintis AIMI di Semarang sejak 2007, ada yang baru saja bergabung di tahun 2016. Namun mereka sama antusias dan semangatnya memperjuangkan […]
Cerita dari Lasem: Yang Terbuka, Yang Toleran
Share the knowledge! “Mas Ardi, EIN Institute ada free seat untuk kegiatan Lasem Pluralism Trail tanggal 18 Agustus nanti, berminat bergabung kah? ” pesan singkat dari Ellen masuk ke inbox telepon genggam saya. Saya segera mengiyakan, karena memang tak ada rencana bepergian. Pukul lima pagi lebih sedikit, iring-iringan mobil membawa peserta dari kantor EIN Institute di Jl. Jeruk VII/24 bertolak ke Lasem, Kab. Rembang. Kira-kira empat jam perjalanan, kami tiba di Rembang, kurang-lebih pukul 09.00 WIB. Kami singgah dulu untuk sarapan pagi. Matahari belum beranjak tinggi, namun udara Rembang sudah terasa menyengat. Khas wilayah pantai utara. Untuk lebih mengenal citarasa kuliner […]
Bincang-bincang dengan Gus Zaim, Tokoh Pluralisme di Lasem
Share the knowledge! Lasem-EIN Institute – Waktu menunjukkan pukul 11.00 WIB ketika Tim Ein Institute tiba di sebuah rumah bercat putih berpintu hijau dengan ornamen aksara Cina. Dengan bantuan mas Pop, pegiat budaya Lasem yang memandu kegiatan penjajakan Tim Ein di Lasem, kami berhasil mendapatkan waktu bertemu dengan H.M. Zaim Ahmad Ma’shoem yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Zaim. Kami dipersilakan memasuki pendopo rumah yang berukuran cukup luas dan dilengkapi seperangkat meja kursi kayu berukuran besar. Setelah diawali dengan saling memperkenalkan diri dan bincang-bincang ringan, Tim Ein mengangkat keunikan Lasem yang plural dan damai dibandingkan wilayah-wilayah lain di Indonesia yang rawan […]