Memasuki ruang Kelas Pemikiran Gus Dur bersama 29 peserta lain, tidak membuat Bryan Akbar Ramadika kesulitan untuk berinteraksi. Sebagai pemuda Katolik bermodal pergaulan lintas agama yang ia dapatkan selama menempuh pendidikan di UNIKA Soegijapranata Semarang, membuat Bryan nyaman menjadi peserta kelas pemikiran seorang tokoh Islam. Kelas Pemikiran Gus Dur (KPG) II diselenggarakan pada 4-5 Februari 2017 di Gedung C Universitas Wahid Hasyim Semarang. Bryan yang tercatat sebagai mahasiswa program Magister Psikologi ini mengetahui informasi tentang Kelas Pemikiran Gus Dur dari media sosial. “Awalnya saya lihat di Twitter, saya kan juga follow mbak Alissa Wahid. Dari medsos saya tahu kapan dan […]
Semarang Gelar Pekan Kerukunan Antar Umat Beragama Sedunia
Matahari Ungaran bersinar cukup terik Sabtu pagi (21/1) ini, tetapi ratusan pelajar yang tengah bersiap mengikuti Aksi Ekologi Lintas Agama yang diselenggarakan Gereja Katolik Kristus Raja Ungaran nampak bersemangat. Romo Aloysius Budi Purnomo atau yang lebih akrab disapa Romo Budi sebagai tuan rumah, terlihat dikelilingi sekitar 200 siswa TK sampai SMA. Para siswa bersiap menggali lahan di sebelah barat area parkir gereja untuk menanam pohon. Mereka terdiri dari siswa TK dan SD Santa Theresia dan siswa SMA Kanisius yang sudah siap dengan bibit pohon yang mereka bawa dari rumah. Romo Budi menyalami dan memeluk beberapa pelajar, kemudian mengajak mereka merapat […]
Memperjuangkan Kebebasan Beragama, Pemerintah dan Masyarakat Perlu Berperan
Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) menggelar “Diskusi dan Launching Laporan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Tahun 2016 di Jawa Tengah ”. Peluncuran laporan diadakan pada Kamis (12/1) berlokasi di Gereja Santa Theresia Bongsari, Semarang. eLSA rutin melaporkan kasus-kasus di ranah kebebasan beragama dan berkeyakinan dari perspektif hak asasi manusia sejak tahun 2011. Paparan temuan antara lain: terdapat 16 kasus intoleransi, dan 4 kasus dugaan tindakan pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan yang dilakukan oleh negara. Jumlah total kasus pada 2016 adalah 20 kasus. Sebaliknya, eLSA juga mencatat beberapa kemajuan dalam pemenuhan kebebasan beragama. Hadir sebagai tamu undangan, Lukas Awi Tristanto mewakili […]
Tedi Kholiludin: Perlu Pendekatan Ekonomi dalam Advokasi Kebebasan Beragama
Lembaga Studi Sosial dan Agama (ELSA) Semarang menggelar “Diskusi dan Launching Laporan Kebebasan Beragaman dan Berkeyakinan Tahun 2016 di Jawa Tengah”. Peluncuran laporan diadakan pada Kamis, (12/1) berlokasi di Gereja Santa Theresia Bongsari, Semarang. Sejak 2011, ELSA rutin melaporkan kasus-kasus di ranah kebebasan beragama dan berkeyakinan dari perspektif hak asasi manusia. Beberapa temuan antara lain: terdapat 16 kasus intoleransi, dan 4 kasus dugaan tindakan pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan yang dilakukan oleh negara. Jumlah total kasus pada 2016 adalah 20 kasus. Sebaliknya, ELSA juga mencatat beberapa kemajuan dalam pemenuhan kebebasan beragama. Dalam laporan terungkap banyak terjadi konflik bernuansa agama baik […]
Ketua DPRD Kota: Semarang Kondusif Karena Partisipasi Masyarakat
Lagu JanjiMu Seperti Fajar terlantun indah ketika satu demi satu tamu undangan memenuhi Resto Taman Singosari, Semarang. Acara Natal Bersama Jurnalis, Budayawan dan Lintas Iman pada Jumat 6 Januari ini diinisiasi oleh Journalist Creative. Berbagai komponen hadir; anggota DPRD Kota Semarang, pejabat Pemkot Semarang, jajaran Polrestabes Semarang, akademisi, budayawan, tokoh lintas agama, aktivis lembaga swadaya masyarakat, jurnalis dan komponen masyarakat lainnya. Berbagai elemen masyarakat hadir dalam perayaan Natal, membuktikan bahwa masyarakat Kota Semarang memegang komitmen kebhinekaan Indonesia. Suasana kian hangat saat pemandu acara secara mengejutkan memasuki ruangan dari belakang ruangan pertemuan sambil melantunkan lagu Indonesia Raya. Spontan band tuan rumah […]
Bincang-bincang dengan Gus Zaim, Tokoh Pluralisme di Lasem
Lasem-EIN Institute – Waktu menunjukkan pukul 11.00 WIB ketika Tim Ein Institute tiba di sebuah rumah bercat putih berpintu hijau dengan ornamen aksara Cina. Dengan bantuan mas Pop, pegiat budaya Lasem yang memandu kegiatan penjajakan Tim Ein di Lasem, kami berhasil mendapatkan waktu bertemu dengan H.M. Zaim Ahmad Ma’shoem yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Zaim. Kami dipersilakan memasuki pendopo rumah yang berukuran cukup luas dan dilengkapi seperangkat meja kursi kayu berukuran besar. Setelah diawali dengan saling memperkenalkan diri dan bincang-bincang ringan, Tim Ein mengangkat keunikan Lasem yang plural dan damai dibandingkan wilayah-wilayah lain di Indonesia yang rawan konflik sosial. […]