Melancong ke Pecinan Semarang: Mengalami, Bukan Menonton

Share the knowledge!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Catatan Pasca Jelajah Pecinan Semarang, Widya Mitra Heritage Walk -X   Pariwisata Sudah Menjadi Kebutuhan Primer Pariwisata sudah menjadi kebutuhan primer; demikian temuan riset Visa Global Travel Inventions Study (GTIS) pada 2015. Terjadi peningkatan 33% wisata ke luar negeri yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia dibanding tahun 2013. Selain itu muncul juga kecenderungan orang untuk bisa berlibur lebih lama dan lebih jauh lagi. Kementerian Pariwisata juga mencatat bahwa pada tahun 2013 masyarakat Indonesia mengeluarkan Rp. 177,84 triliun untuk biaya perjalanan. Generasi milenial lebih banyak menghabiskan pendapatannya untuk berlibur serta gaya hidup dibandingkan untuk belanja keperluan rumah tangga lainnya; demikian data BPS […]


Share the knowledge!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Menelisik Asal Usul Gambang Semarang, Simbol Keberagaman Warga Kota

Share the knowledge!
  • 39
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    39
    Shares

Gambang Semarang adalah kesenian akulturasi budaya antara etnis Tionghoa dengan Jawa. Sejak zaman penjajahan, Semarang memang dikenal sebagai kota tempat bermukimnya banyak etnis. Masyarakat Eropa, Melayu, Arab, dan Tionghoa mempunyai catatan sejarah tersendiri di Semarang. Dapat ditelusuri, adanya kawasan Kampung Kauman di kawasan Johar yang dulu menjadi hunian masyarakat etnis Arab. Selain itu, ada pula Kawasan Kota Lama sebagai hunian para bangsa Eropa, dan Kampung Pecinan sebagai hunian masyarakt etnis Tionghoa. Jadi, bukanlah sebuah hal baru ketika budaya Jawa dan Tionghoa mengalami akulturasi menjadi dalam sebuah seni pertunjukan seperti Gambang Semarang. Gambang Semarang versi terkini mempertunjukkan kolaborasi antara musik, vokal, […]


Share the knowledge!
  • 39
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    39
    Shares

Wayang Potehi, Seni Pertunjukan Lintas Kultur yang Terancam Mati

Share the knowledge!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Wayang Potehi. Nama ini cukup asing bagi telinga orang Indonesia. Wayang Potehi adalah wayang boneka yang terbuat dari kantung kain. Cara memainkannya adalah dengan memasukkan tangan ke dalam kantung kain dan memainkannya seperti layaknya wayang kulit. Wayang Potehi dimainkan menggunakan kelima jari tangan. Tiga jari tengah; telunjuk, jari tengah, dan jari manis berfungsi mengendalikan bagian kepala wayang, sedangkan ibu jari dan jari kelingking berperan menggerakkan bagian tangan wayang. Wayang Potehi merupakan seni pertunjukan boneka tradisional yang berasal dari Cina Selatan. Potehi adalah kata serapan dari dialek Hokkian, yakni : poo (artinya kain), tay (artinya kantong), dan hie (artinya wayang); sedangkan […]


Share the knowledge!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •